Minggu, 08 Maret 2009

BIJAK 0010


RENUNGAN BIJAK "ADA MAKNA DI BALIK SEMUANYA"
BIJAK 0010
SEBUAH KEJUJURAN

Kita berpikr bahwa hidup ini akan menjadi sebentar saja, namun kita tak pernah bisa mengerti apa yang dinamakan dengan satu keangkuhan yang tak pernah berujud. Kita mencari kebenaran tetapi hati kita masih saja tertutup, terbelenggu dalam keangkaraan.
Kita bersama merangkaikan kata dan berteriak tapa lelah, di mana semuanya ini akan terjadi? kita berperilaku seperti hakikat kehidupan yang tak jelas. Kita mencari sesepuh yang tak pernah jauh dan terbelenggu dan mencari apa yang dinamakan dengan hasrat tanpa jiwa. Kita mencari tentang apa yang disebut dengan kebenaran, mencari ke sana kemari dan kita tidak pernah bisa menyadari bahwa kejujuran itu ada di sini, ada di dalam hati.


BIJAK 0011

DI SINI ADA HATI ……..

Kita tidak pernah menyadari sebuah kesadaran hati yang memberikan sebuah wujud tanpa kepala…. Kita hanya bisa melihat mata yang bisa terperangah tanpa bisa melihat diri kita sendiri… kita hanya bisa mengajukan sejuta kata usil tanpa bisa mengedepankan apa yang harus kita lakukan. Kita bisa bicara tentang batas jenjang perbatassan yang memutlakkan kesadaran yang memampukan diri sebagai sebuah ujud tanpa perhentian yang wajar…. Kita hanya mencari dan mencari dan akhirnya kita hanya berpatokan pada sebuah skema…. TIDAK ADA HATI DI SINI…. Ironis memang hidup seperti ini, tidak pernah ada kata sepakat yang bisa memberikan kita sebagai satu kesatuan yang wajar, memberikan kita kekuatan batiniah yang membuat kita bisa bicara sebagai kepala dingin… menanti dalam kesabaran dan ketabahan hati untuk tetap mengedepankan sebuiah kekuatan yang bisa memberikan kesan sebagai yang abadi….kesan yang mempertemukan hati yang bisa menyadari bahwa ada hati di sini

BIJAK 0012

KESABARAN ITU INDAH….

Apakah kita pernah bersabar untuk sejenak mengerti bahwa keindahan ini bukanlah sebuah keraguan yang atak pernah pasti? Apakah kita pernah memampukan batin kita untuk bisa menyadari dengan apa yang dinamakan permufakatan antara mimpi dan kenyataan? Kita berjalan seperti sebuah perjalanan tanpa makna. Kita berjalan seperti sebuah kehidupan yang tak pernah terbalik… kita hanya membelitkan diri kita pada sebuah manifestasi diri yang tak pernah ada… kita hanya bisa bertutur dalam sebuah kekuatan yang hanya berstruktuer sebagai sebuah kekutan diri… kita mengangkat kaki dan kita selalu terjebak dalam sebuah kekhilafan yang tak pernah memampukan kita untuk bisa beerpikir sebagai hadiah ikhlas yang membrikan kesempuranan.. kita bahkan tidak pernah mampu memberikan kesadaran tanpa memutlakkan apa yang dinamakan satu kekuatan tanpa makna.. memang di sini kita hanya bisa melepaskan perjalanan tanpa fakta… membiarkan diri untuk selalu berada dalam perjalanan tanpa bentu… kekangan dan penderitaan hanya senuah mainan dalam perjalanan waktu ……. Dan hanya itul;ah yang menjadikan kita sebagai kekuatan yasng menghabiskan waktu untuk mempermainkan beberapa jenis kehidupan yang semestinya menjadi apa yang dinamakan dengan KESABARAN….. sebauah sikap yang mutlak untuk memperjuangkan hakikat keadaan diri yang mumpuni dan menjadikan kita berada dalam lakon yang pantas seperti yang sudah diridhoi oleh sang pencipta…..


BIJAK 0013

KATAKANLAH SEMUANYA

Apakah kita berujar dengan jujur? Apakah kita telah mengungkapkan apa yang ada dalam masing-masing perasaan dan diri kita sendiri? kita berjuang dan ketidaksemestian itu ada dan hakikat sebuah kerinduan itu menjamin permufakatan tanpa gejolak dan memberikan apa yang dianamakan dengan sebuah kekuatan frontal tanpa makna…. Iini bukan sebuah ungkapan yang begitu mesra… kita perlu mengedepankan apa yang dinamakan dengan khasanah yang bisa memberikan hakikat dalam satu kekuatan mental yangh penuh